
Sakti.i-news.site/BOJONEGORO 8/4/2026 – Aktivitas tambang galian C di Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi sorotan warga.
Kegiatan penambangan yang disebut-sebut dikelola oleh pihak bernama Topik tersebut terpantau masih berjalan aktif dengan lalu lalang truk pengangkut material.
Berdasarkan pantauan di lapangan, truk dump pengangkut tanah terlihat hilir mudik keluar masuk lokasi tambang. Material tanah yang terbawa kendaraan kerap jatuh dan berserakan di badan jalan raya, sehingga menyebabkan kondisi jalan menjadi licin, terutama saat turun gerimis.
Seorang pengguna jalan yang melintas mengaku khawatir dengan situasi tersebut. Ia menilai kondisi jalan sangat berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
“Jalannya licin karena tanah dari truk. Ini saja habis gerimis sudah berbahaya, apalagi kalau hujan deras. Sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.
Warga menilai, kondisi tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani. Selain licin, tanah yang berserakan juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian mengimbau agar seluruh aktivitas angkutan material memperhatikan keselamatan pengguna jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya pelaku usaha angkutan material, agar memastikan muatan tertutup dengan baik dan tidak menimbulkan dampak bagi pengguna jalan lain. Jika ditemukan pelanggaran yang membahayakan, tentu akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar perwakilan kepolisian setempat saat dikonfirmasi.
Sementara itu, dari sisi pemerintah daerah, dinas terkait menegaskan bahwa setiap aktivitas pertambangan wajib memenuhi ketentuan, termasuk pengelolaan dampak lingkungan dan keselamatan.
“Setiap kegiatan tambang harus memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan.
Jika ada dampak seperti jalan licin akibat material yang jatuh, itu harus segera ditangani oleh pengelola. Kami akan melakukan pengecekan ke lapangan,” ujar perwakilan dinas terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tambang terkait keluhan warga tersebut.
Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pihak berwenang untuk melakukan pengawasan dan penertiban, guna mencegah potensi kecelakaan serta memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.






