Lumajang -Sakti.i.news.site.
Kok bisa pas dengan waktu singkat dan pencuri tau titik letak emasnya.
Miris sekali Aksi pencurian di Lumajang kembali meresahkan warga. Sebuah rumah sekaligus salon milik seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Mbah Lilik (70) disatroni maling di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Pelaku berhasil menguras habis harta benda korban berupa logam mulia, perhiasan emas, serta uang tunai dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Aksi pencurian emas dan uang tunai ini terjadi pada Sabtu (13/6/2026) pagi, saat rumah sedang dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.
sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Rekaman video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut memperlihatkan detik-detik terduga pelaku saat melancarkan aksinya, hingga akhirnya video cctv maling viral di grup WhatsApp (WAG) warga kelurahan setempat.
Dalam rekaman video itu, tampak seorang pria mengenakan topi hitam tengah berdiri dan berdiam diri di samping bangunan salon milik Mbah Lilik. Sembari menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri untuk memantau situasi sekitar, pria misterius itu berdiri mengawasi keadaan di depan rumah korban.
Setelah memastikan kondisi aman, pria tersebut langsung memanfaatkan pintu depan salon sekaligus rumah korban yang sudah terbuka. Ia menyelinap masuk tanpa hambatan dan langsung menguras habis benda-benda berharga di dalam kediaman nenek berumur 70 tahun tersebut.
Emas Batangan dan Uang Tunai Puluhan Juta Raib Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya laporan terkait kasus pencurian emas dan uang tunai yang menimpa warga Kelurahan Rogotrunan tersebut. Suprapto menjelaskan, peristiwa itu terjadi sangat cepat ketika korban sedang keluar rumah sebentar untuk berbelanja kebutuhan.
“Pagi hari, saat itu rumah korban ditinggal belanja. 10 menit setelah pulang, korban mendapati barang-barangnya sudah tidak ada,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari korban, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat 57 gram dan uang tunai sebesar Rp 28 juta.
Tidak hanya itu, maling tersebut juga menggasak emas batangan seberat 173 gram yang disimpan di dalam rumah. Adapun jumlah pelaku masih dalam pendalaman, sementara yang ada di CCTV hanya satu orang,” kata Suprapto menambahkan. pihak kepolisian menilai bahwa pelaku telah mengincar dan memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan rumahnya dalam keadaan sepi.
Suprapto menambahkan, pelaku terbilang nekat karena berani masuk melalui pintu depan rumah tanpa menggunakan alat bantu pembongkar apa pun, memanfaatkan situasi pintu yang tidak terkunci rapat saat ditinggal pergi. “Pelaku masuk saat korban tidak berada di dalam rumah, Adapun total kerugian material korban kurang lebih Rp 400 juta,” imbuhnya.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Lumajang masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu keberadaan pelaku guna mengungkap kronologi pencurian emas di Lumajang ini secara utuh.
Tak Setuju Korban Masih Trauma Di sisi lain, Mbah Lilik selaku korban saat ditemui secara langsung di kediamannya di Jalan Prof Moh Yamin tampak masih sangat syok. Nenek lansia pemilik salon tersebut enggan memberikan komentar lebih banyak mengenai musibah berat yang baru saja menimpanya. Ia mengaku kondisi psikologisnya belum stabil dan masih merasa ketakutan pasca-kejadian tersebut. “Tidak usah, masih trauma saya,” ucap Mbah Lilik singkat dengan nada lirih.
Idham














