banner 728x250

HIMPAUDI Berkolaborasi Dengan SMPN 3 Ledokombo Gelar Workshop Literasi Penulisan Cerita Anak

Sakti.i.news.site

JEMBER – 13 Mei 2026.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik dalam dunia literasi, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Ledokombo berkolaborasi dengan SMPN 3 Ledokombo menggelar workshop literasi penulisan cerita anak di aula sekolah menghadirkan narasumber berkompeten berpengalaman yaitu pimpinan redaksi media guru dari Surabaya.

Ketua HIMPAUDI Kecamatan Ledokombo Ibu Sayuti menyampaikan sinergi lintas jenjang pendidikan ini bertujuan untuk membekali para guru dengan keterampilan menulis kreatif, sehingga mampu menghadirkan bahan bacaan yang edukatif, menarik, dan sesuai dengan kearifan lokal untuk anak didik mereka. Kemampuan menulis cerita anak merupakan kebutuhan profesional bagi guru PAUD. “Melalui cerita yang ditulis sendiri, guru bisa menyisipkan nilai-nilai karakter yang spesifik sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak-anak di wilayah Ledokombo” ujar Sayuti.

Sementara itu Prayitno,S.Pd kepala SMPN 3 Ledokombo menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi sekolah dalam memajukan ekosistem literasi di lingkungan Kecamatan Ledokombo sejak usia dini.

Menurut Prayitno, guru PAUD adalah garda terdepan pendidikan karakter anak karena anak usia dini merupakan potensi untuk membentuk pondasi awal membentuk karakter sebagai pendidikan utama apalagi dijaman digital sekarang ini karakter anak mengalami degradasi.

Pengalaman ibu guru dalam workshop ini bisa dislidekan dalam lembar digital sehingga coretan yang ada bisa menjadi buku bagi masyarakat seluruh Indonesia. Panjenengan menjadi penulis-penulis hebat karena ilmu menulis bukan bakat tetapi ilmu yang bisa dipelajari dengan adanya kemauan. Insyaalloh ide kreatif panjenengan bisa diwujudkan dalam bentuk coretan yang akan diunggah di media digital dan semua orang tahu sebagai amal jariyah yang bisa dipelajari oleh orang lain.

Prayitno bersama komite sekolah mempersilahkan masyarakat pendidikan menggunakan aula SMPN 3 Ledokombo untuk kegiatan terutama Himpaudi. Mohon disampaikan kepada masyarakat bahwa SMPN 3 Ledokombo mulai hari ini sudah membuka penerimaan murid baru dengan pagu 2 rombel 64 siswa, harap Prayitno.

Narasumber Eko Prasetyo dari penerbit media guru menyampaikan selama ini budaya literasi membaca di Indonesia belum cukup baik, kami beranggapan menanamkan cinta membaca ini sejak dini. Guru-guru PAUD punya peran sangat penting untuk mampu memberikan karya melalui bacaan yang bagus kepada anak didiknya. Workshop ini bertujuan untuk membekali bunda PAUD yang ada di Ledokombo agar memahami bagaimana cara menyusun buku anak yang baik, menggali gagasan sampai pesan nilai karakter yang terkandung didalamnya, terang Eko Prasetyo.

Eko Prasetyo menambahkan anak usia dini sangat lekat dengan visual, makanya buku cerita anak punya peran penting dalam transfer pengalaman membaca dikalangan anak usia dini melalui visual gambar sedangkan teksnya menyesuaikan dengan psikologi mereka, teksnya sederhana, tidak boleh panjang-panjang dan pesan yang ada didalamnya itu mampu tersampaikan dengan cepat ke anak melalui orangtua dan guru PAUD.

Minat menulis guru PAUD di Ledokombo setelah diberikan pendampingan baik teori dan tugas praktek dari sisi antusiasme bunda PAUD belajar di Ledokombo sangat keren, maklum bunda PAUD dekat dengan dunia anak, dunia yang penuh ceria mereka penuh semangat apalagi dipelatihan ini lebih banyak sesi pendampingan dan praktek agar mereka mampu menyelami lebih dalam, mampu menangkap serta mengaplikasikan dalam karya yang lebih baik, ujar Eko Prasetyo.

Harapan dari kegiatan workshop ini, pengalaman belajar bisa disampaikan kepada teman Himpaudi lainnya terutama yang terdekat yaitu kecamatan Sukowono, Kalisat dan Jelbuk dengan harapan bisa menyebar luas keseluruh Kabupaten Jember sehingga upaya membumikan literasi dikalangan anak usia dini lebih merata.

Melalui pelatihan ini guru PAUD tidak hanya mengembangkan wawasan, pengalaman pengetahuan buku anak tetapi juga mampu menularkan atau menanamkan karakter baik melalui cerita anak karena guru PAUD punya peranan penting dalam menanamkan budaya literasi cinta membaca kepada anak usia dini, pungkas Eko Prasetyo.

 

Idham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *